Bagaimana Cara Membuat Riset yang Baik? (Jilid-4)


Jilid 4 : Riset di Indonesia

Ini merupakan artikel keempat dari 4 artikel mengenai Cara Membuat Riset yang baik. Setelah mengetahui arti riset, jenis, perilaku pelaku riset hingga cara membuat riset yang baik, kini pertanyaan selanjutnya adalaha “Seberapa penting Indonesia menggaanggap penelitian dalam proses pembangunannya?” . Karena banyak yang meminta, saya buatkan word dokumennya (berisi essay lengkap tentang riset) yang bisa diunduh di akhir artikel ini.
_______________________

 

Timbul lah suatu pertanyaan, bagaimana kondisi sebenarnya dalam kenyataanya, apakah riset-riset yang dijalankan sekarang sudah berkualitas baik.

Terdapat beberapa kendala dalam melakukan riset seperti sedikitnya peneliti yang berkeinginan melakukan riset, adanya penolakan terhadap hasil riset di kalangan masyarakat dan pemerintah dan adanya anggapan riset hanya bisa dilakukan oleh kaum elite.

Kondisi demikian pun terdapat di Indonesia. Selain itu kendala – kendala lain ikut andil besar dalam penyusunan riset. Kendala tersebut antara lain ;

 

Kendala dalam riset di Indonesia

Ada beberapa kendala terkait iklim riset di Indonesia, berikut diantaranya:

  • Anggapan bahwa hanya kaum elite-jenius-tak tersentuh yang dapat melaksanakan riset.
  • Hasil riset kadang-kadang tidak dapat dipahami oleh orang lain di luar bidang ilmu.
  • Minat yang kurang terhadap riset.
  • Adanya penolakan terhadap hasil riset.
  • Kurang dukungan dari otoritas.
  • Jumlah peneliti masih sedikit.
  • Kondisi di Indonesia tidak jauh berbeda, selain kendala riset secara umum di atas, di Indonesia pun masih terdapat kendala – kendala lain, seperti ;
  • Budaya penelitian masih rendah.
  • Potensi peneliti cukup tinggi.
  • Tidak ada sinergi antar peneliti/institusi.
  • Lemahnya arahan pemerintah tentang fokus penelitian.
  • Dana relatif kecil.
  • Kurang penghargaan bagi peneliti.
  • Anggapan bahwa ilmuwan dari negara-negara maju jauh lebih baik.
  • Suasana riset tidak kondusif.
  • Tidak ada dukungan industri.
  • Terbatasnya peralatan pendukung.
  • Mental peneliti.
  • Peneliti diabaikan.
  • Senioritas.
  • Distorsi media/politisasi hasil penelitian.

 

Upaya pemecahan iklim budaya riset di Indonesia

Adanya banyak kendala di atas bukan berarti meredupkan minat kita untuk terus maju di bidang penelitian. Indonesia masih sangat kurang tenaga peneliti yang bermutu sehingga upaya positif pun harus tetap terus dibina. Dari kondisi tersebut maka dilakukan upaya-upaya strategis untuk melancarkan iklim riset di Indonesia, antara lain ;

  • Menghidupkan pertemuan ilmiah.
  • Sinergi antar lembaga penelitian.
  • Mengembangkan jurnal-jurnal ilmiah di tanah air
  • Membuat prioritas penelitian (kompetensi).
  • Insentif bagi industri yang menggunakan hasil penelitian.
  • Sistem remunerasi baru bagi peneliti

 

Kesimpulan

Riset pada hakekatnya merupakan proses mencari kebenaran hakiki mengenai suatu permasalahan dengan pemecehan secara sistematis dan metode ilmiah. Riset baik sekali dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Riset sendiri diselenggarakan dapat dalam berbagai tujuan, baik pribadi ataupun dalam rangka lembaga atau perusahaan. Dalam melakukan suatu riset  terdapat syarat- syarat yang harus dipenuhi sehingga riset dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Terdapat beberapa kendala dalam melakukan riset salah satunya anggapan riset hanya bisa dilakukan oleh kaum jenius, kurangnya minat peneiliti melakukan riset, budaya riset belum tercipta dan tidak adanya dukungan dari industri dan pemerintah.

Hal- hal tersebut dapat menghambat laju riset padahal sebenernya dengan riset semua peluang akan terbuka dan produk akan lebih berkembang. Selain itu ada beberapa poin lain yang penting dipahami, yaitu : Riset adalah peluang untuk menggali batas-batas baru, memecahkan misteri dan teka-teki. Definisi riset sangat banyak , tapi yang lebih penting adalah memahami sifat dasarnya. Riset sangat penting untuk kemajuan semua disiplin ilmu.

Riset boleh salah tapi tidak boleh bohong !

Artikel essay ini dibuat dalam rangka perbaikan penelitian Indonesia 2013. Saya tuliskan semasa perkuliahan S2 saya di jurusan Geodesi dan Geomatika ITB tahun 2013. Saya buatkan dalam versi pdf document yang bisa diunduh disini.

 

Daftar Pustaka

Schafersman, Steven D. 1998. An Introduction to Science: Scientific Thinking and a scientific Method. Inggris
Introduction to a scientific Method. Inggris. 2001
Bashiruddin, Jenny. 2008. Langkah – langkah Metode Ilmiah.  Dept THT FKUI
Slide Perkuliahan Metode Penelitian Ilmiah 2011

——————-
Untuk baca essay lengkapnya :

5 thoughts on “Bagaimana Cara Membuat Riset yang Baik? (Jilid-4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s