Cara mengatasi layer hilang saat meyimpang dokumen ArcMap ArcGIS (mxd)


Pekan lalu ada rekan yang bertanya mengenai ekstensi ArcGIS, kira-kira begini;

“Begini mas, Apa ada ekstensi arcmap yang bisa mengubah direcotry path mxd agar ketika kita membuka ArcMap dilain desktop bisa terbuka semua data nya tanpa harus ‘set data source’ lagi ?”.

Pikir saya, memang ekstensi produk tersebut sangat banyak jenisnya, namun ternyata permasalahan itu bukanlah pada ekstensi, melainkan cara pemakaian saja. Tanpa ekstensi jelas kita bisa melakukannya.

Oleh karena itu saya berpikir, mungkin ada baiknya kalau saya share saja caranya disini.

Seringkali diantara kita saat saving dokumen ArcMap (.mxd) untuk diberikan kepada rekan lain kemudian saat dibuka di dekstop yang lain, data layernya hilang.

Untuk mengatasi file mxd yang hilang path sumbernya, ada 2 cara : 

  • Kalau tau folder sumber datanya ;
    • Dalam arc catalog, Klik kanan di mxd document, pilih Set Data Source. Lalu arahkan dataset ke path data sbenarnya (data pada komputer yang sedang digunakan), kita bisa mengarahkan path secara banyak sekaligus.
  • Kalau tidak tau persis sumber datanya;
    • Buka dokumen mxd dengan Arcmap, lihat di barisan layer, tekan icon tanda seru (yang menandakan missing path) lalu arahkan ke path sebenarnya dengan cara browse folder.

Cara ke-2 memang terlalu capek dilakukan apalagi kalau dataset di mxd jumlahnya banyak. Namun keduanya bisa digunakan sebagai alternatif.

Kenapa ini bisa terjadi ?

Hal itu disebabkan oleh alamat data layer yang berubah. Saat dokumen mxd berpindah tempat, data layer yang ada didalamnya belum tentu berpindah tempat karena file mxd dan file layer (yang dapat berupa shapefile maupun raster) merupakan data yang berbeda. Sehingga saat meng-copy data arcmap kita biasa melakukannya bebarengan dengan meng-copy data file layernya juga.

Saat mxd dibuka, mxd meminta alamat data layer yang baru, apabila alamat ini di set absolut, maka akan terjadi ‘missing layer file’.

Tips saya?

Tips dari saya. Tidak usah kita menggunakan cara lama dalam menyimpan file mxd untuk keperluan transaksi data.

Esri telah menyediakan pilihan penyimpanan yang lebih mudah, yaitu package. Untuk alternatif penyimpanan yang akan ditransaksikan bisa menggunakan map package (.mpk).

Apa kelebihan map package ?

Rekan-rekan tidak perlu lagi meng-copy data file layer saat bertransaksi data. Map package telah mem-package itu semua menjadi satu file data compact (mxd dan shapefile-shapefilenya jadi satu). Saat kita mau membuka lagi di dekstop yang berbeda, file itu akan ter-esktrak membuat folder relatif yang berisikan file-file data layer.

Bagaimana cara membuat map package?

Saat data sudah siap untuk disimpan, Klik File > Share > Map Package (.mpk)

Semoga membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s