Menulis


Menulis memang susah untuk dimulai. hal yang paling sulit dalam melaksanakan suatu ide adalah memulainya. Pikiran kita sudah terlalu banyak dengan mmasalah kehidupan yang menjalar, masalah itu lah ini lah, mungkin bukan hanya masalah yang sedang dihadapi kini , masalah lalu pun kerap masih berada dalam pikiran bahkan masalah masa depan yang belum tentu terjadi sudah ikut berkumpul meramaikan. Itulah manusia, tidak bisa lepas secara instan dari segalanya. Pikiran manusia memang kompleks, terjaga dan eskklusif. magnificient!

Jadi apa yang membuat saya kembali menulis, kekosongan jadwal? luangnya waktu atau ada yang lain. singkatnya memang ada perasaan lain disampaing waktu yang sudah kian renggang saya rasakan. Perasaan bahwa menulis dapat menjadikan kita lebih hidup. Lebih hidup? ya, karena sudah saya riset sejak dahulu dengan menulis kita akan lebih mengenal diri, apa yang ada dalam pikiran kita. Dengan menulis kita akan lebih menghayati hidup ini, segala kegiatan direfleksikan sesaat pada saat kamu menulis. Segala kegiatan hiruk pikuk kesibukkan jam ke jam, hari ke hari, minggu ke minggu, hingga bulan terhenti sejenak saat kamu menulis. Menulis membuat kita terhenak diam dan tafakur. what we’re came up to. is those right. are we still on the right path.

Paling tidak itu yang saya rasakan mengapa saya perlu menulis. Menulis tidak perlu formal, atau tidak perlu terpublikaskan kalau memang tidak mau dilihat. bebas. thats the point. Ini pun yang saya rasakan, saya rasa jiwa saya telah turun tingkat. We got to do something.

Lets start writing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s