Apakah dibenarkan pada saat kita jatuh kita ditinggalkan. 

Bukankah hakikat berpasangan adalah untuk saling mengenal, saling memberi, dan saling menutupi. Kalau itu benar, apakah kekurangan menjadi permasalahan? 

Kita tahu kelemahannya dan itu membuat kita menghindar darinya, apakah itu sikap yang baik? 

Hakikat berpasangan adalah memahami dan melengkapi. Tidak terlintaskah untuk berjuang bersama menuju arah kebaikan untuk melawan kekurangan bersama. Menjadi satu, satu yang kuat dan sederhana.

Kekurangan akan selalu ada, di setiap pasangan yang kita temukan. Apabila tidak bersyukur, sampai kapan kita akan mencari yg terbaik. Rumput tetangga akan lebih hijau daripada rumput kita.
Disinilah kesetiaan diuji, hati yang tepat akan menjawab . Insyaallah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s