Pikiran Acak


09 Ramadhan 1431

Realitas-Ideal. dua kata ini yang saya temui minggu lalu saat berkumpul bersama angkatan. ‘Lu boleh sil berpikir idealis tapi kita juga harus liat kenyataannya, realitas.’ terpintas sebesat ..ya aku pun memikirkannya. namun bukan itu kawan yang aku lebih pikirkan, hawa kekecewaan keputusasaan putusnya perjuangan yang aku bayangkan. bagaimana kalian teman, menyebutkan pilihan buruk kepada teman yang sedang ingin berusaha kuat ke arah pilihan yang baik. bagaimana perasaan teman kita yang sebenernya memang membutuhkan dukungan penuh semangat dan doa malah mendapatkan pilihan yang buruk. saya setuju pilihan yang terburuk pun merupakan pilihan, merupakan jalan keluar, tapi alangkah lebih baiknya apabila kita saja yang mengetahui kawan, bukan dia.

saya hanya tidak ingin mereka kecewa dan menyerah.

2 hari sebelumnya saat berjalan menuju ruang kelas, pagi hari 06.55, saya berjalan cepat dan menyadari di depan saya ada perempuan berjilbab. dia berbeda dengan perempuan yang lain, bukan karena jilbabnya tapi karena tubuhnya, tubuhnya relatif kecil dibandingkan ukuran anak muda yang lainnya. mungkin ini yang dibilang lawan dari gigantisme (tubuh raksasa).

I hope my life change one day

sekilas saya berpikir lagi… apakah ada seorang yang mau dirinya seperti itu, saya rasa tidak.

apabila diberikan kekuasaan oleh Allah untuk menciptakan dirinya sendiri, pasti manusia menginginkan dirinya adalah diri yang sempurna, indah dan gorgeous. namun tidak seperti itu kan kenyataanya. manusia hanya seperti ini, tidak semua menusia memiliki wajah indah, tidak semua pria memiliki wajah Brad Pit, tidak semua wanita secantik Yuna. semua memiliki kekurangannya sendiri sendiri dan itulah yang menjadikan mereka memiliki kekuatan dan kelebihan. saya yakin, apabila mba ini bisa dilahirkan kembali dan memilih, dia akan memilih menjadi wanita bertubuh normal seperti mahasiswa yang lainnya. tapi aku yakin pula, dia ingin kekuatan dia menerima suatu kenyataan dan cobaan kehidupan sekuat apa yang dia miliki sekarang. ingin saya menyapa lalu mengatakan,salut yang mendalam kepada perjuangan hati mba depan saya ini .

siapa si teman, yang ingin dirinya jelek, wajahnya tidak tampan, pendek, kapalan, cacat, bisu-tuli. saya yakin tidak ada, tidak ada yang mau. tapi ini telah terjadi bung, ini benar terjadi. maka ini adalah sebuah pelajaran bagi kita manusia yang merasa seperti manusia normal yang lainnya yang harus berpikir lebih dan mengkaji ulang perbuatannya.

perkuliahan kini sudah dimulai, penuh kegiatan penuh perjuangan dan penuh rasa yang dipendam. susah rasanya menyiasati hati, mungkin saat jauh tak terasa tapi  saat dekat masih terasa debaran jantung. fuih keren. kelas demi kelas sks telah dimasuki. dosen silih berganti dan kita mengenal sifat dari jumpa pertama kita. sangat inspiratif, dosen kuiahku, itu yang kulihat. aku ingin seperti mereka. menginspirasi orang lain dengan katakatanya untuk bergerak, untuk berjuang , untuk berubah ke arah yang lebih baik. teringat prinsip hidup Ar-Rad ayat 11. itu lah mengapa aku ingin sekali aktif dan bermanfaat bagi orang lain. apabila bukan kita siapa lagi, apabila bukan aku siapa lagi.

ini adalah ramadhan ke-20 dalam hidupku. apakah aku telah mendapatkan berkahnya sejumlah 20 juga kawan? aku harap begitu… karena ini bulanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s